Walan.id – Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Carenang mengidentifikasi lahan sawah yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.
Diketahui, lahan padi dari luas baku sawah (LBS) sekitar 2179 hektar, saat ini terdampak sekitar 294 hektar dari tiga desa seperti Desa Mekarsari, Pamanuk dan Carenang. Senin, 2 Februari 2026.
Koordinator BPP Kecamatan Carenang Riyana mengatakan dari luas lahan sawah yang terdampak parah ada di tiga desa dan terancam gagal panen.
“Saat ini kondisi di carenang pasca banjir yang terdata dari 2179 hektar yang terdampak banjir sekitar 294 hektar lahan sawah.” ungkap Riyana kepada Walan.id, Senin, (2/2).
Baca juga:
Dampak Banjir, Petani di Mekarsari Carenang Gagal Panen hingga Kerugian Capai Jutaan
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi lahan sawah yang terkena puso yang tidak bisa dipanen atau gagal panen.
“Karena kan dari 294 hektar itu posisinya terendam seratus persen, dari saluran sungai cidurian.”jelasnya.
Ia merinci, data sementara dari laporan kelompok akibat dampak luapan sungai cidurian dan sungai ciujung dari delapan desa seperti berikut:
Dampak Aliran Sungai Cidurian yang terdampak puso
Desa mekarsari : 113 hektar
Desa Pamanuk : 101 hektar
Desa Carenang : 31 hektar
Desa Panenjoan : 10 hektar
Dampak Aliran Sungai Ciujung yang tidak termasuk Puso
Desa Teras : 9 hektar
Desa Walikukun : 10
Desa Ragas : 10
Ia mengatakan, pihaknya sudah melaporkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, melalui bidang sarana dan ketahanan pangan serta bidang bencana.
“Kita sudah mengusulkan untuk periode berikutnya untuk penanggulangan bencana sebuah bantuan benih dengan luas sawah 2179 hektar.” ujarnya.
Baca juga:
Kolaborasi Bupati dan DPRD Kabupaten Serang Bantu Korban Terdampak Banjir
Ia berharap, mudah mudahan periode berikutnya untuk percepatan tanam bisa memenuhi diseluruh hamparan.
“Mudah mudahan yang tidak terendam bisa dipanen di bulan ini ataupun di bulan maret april.”harapnya.
Lebih lanjut, Riyana mengatakan untuk lahan sawah yang terendam banjir mudah mudahan data yang diperoleh dari total puso mengajukan OTP.
“Sebagian besar saat ini karena tidak ada yang mengajukan OTP, Namun kita ajukan sambil menunggu intruksi atau arahan dari pemerintah.” ujarnya.
Sementara pihaknya sedang mengusulkan benih baik dari benih cadangan nasional ataupun benih daerah.
“Untuk bantuan lain kita usahakan mudah mudahan sih ada tapi belum ada konfirmasi kalau sebelumnya yang menggunakan OTP biasanya setelah ada laporan dan ada verifikasi.” pungkasnya.
Editor: Nurlan













