Walan.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Serang bersama Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Banten menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak musim kemarau di sejumlah wilayah Kabupaten Serang, Banten, pada Minggu, (30/8/2026).
Sebanyak 80.000 liter air bersih disalurkan ke tujuh titik di dua Kecamatan, yakni Desa Kubang Puji, Desa Domas, Desa Wanayasa, dan Desa Pontang, Kecamatan Pontang. Kemudian Desa Lontar, Desa Alang-alang dan Desa Tengkurak Kecamatan Tirtayasa.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, mengatakan kegiatan penyaluran bantuan air bersih merupakan kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kekurangan air bersih akibat musim kemarau.
“DPC Gerindra Kabupaten Serang bersama Tidar Banten mengirimkan bantuan air bersih ke beberapa desa di Kecamatan Pontang dan Kecamatan Tirtayasa. Ada sekitar tujuh titik yang menjadi lokasi pengiriman air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (30/8).
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Partai Gerindra untuk hadir dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan arahan pimpinan Partai Gerindra agar kader senantiasa hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Kondisi kekeringan tahun ini cukup banyak dirasakan masyarakat. Karena itu, kehadiran kami dengan memberikan air bersih diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Ini menjadi tanda bahwa Partai Gerindra selalu hadir untuk memberikan solusi atas persoalan rakyat,” katanya.
Ahmad Muhibbin menambahkan, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan. Setiap hari, satu mobil tangki dengan kapasitas sekitar 80.000 liter disiapkan untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak.
Selain bantuan jangka pendek, DPC Gerindra Kabupaten Serang juga mendorong upaya penanganan kekeringan dalam jangka panjang. Salah satunya melalui optimalisasi layanan penyediaan air serta upaya membuka dan mengembangkan sumber-sumber air baku.
“Untuk penanganan jangka panjang sudah kita upayakan secara bertahap. Salah satunya bagaimana mengoptimalkan layanan penyediaan air dan membuka peluang sumber-sumber air baku agar persoalan kekeringan tidak terus terjadi dan masyarakat memiliki akses air yang lebih baik,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perlunya normalisasi sejumlah sungai dan kali yang mengalami sedimentasi. Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air di wilayah pesisir.
“Kita juga terus mendorong koordinasi, baik melalui DPRD maupun dengan pemerintah terkait, sehingga persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bertahap dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tidar Provinsi Banten, Hijaz Putra Junaidi Mahesa, mengatakan pihaknya turut aktif dalam penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kekeringan.
Hijaz menyebutkan, bantuan air bersih yang disalurkan memiliki kapasitas sekitar 80.000 liter per mobil tangki. Dalam pelaksanaannya, distribusi dilakukan ke sejumlah titik sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami menyalurkan air bersih dengan kapasitas sekitar 80.000 liter. Di setiap titik, bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Hijaz.
Ia menambahkan, kegiatan distribusi air bersih telah dilakukan sejak 17 Agustus 2026 dan terus berlanjut hingga saat ini, bekerja sama dengan DPC Gerindra Kabupaten Serang dan jajaran di tingkat kecamatan.
Menurut Hijaz, permintaan bantuan air bersih dari masyarakat cukup tinggi karena sejumlah wilayah mengalami kekeringan. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas pertanian dan berpotensi menyebabkan gagal panen.
“Kami dari Tidar Banten akan terus menjalankan arahan pimpinan untuk hadir membantu masyarakat. Kami tidak ingin masyarakat yang mengalami kesulitan dibiarkan menghadapi persoalannya sendiri. Selama masih dibutuhkan, kami akan terus berupaya membantu sesuai kemampuan,” pungkasnya.
Simak vidio YouTube Walan.id











